| 6 komentar ]

Nasib perokok tidak dilindungi hukum!!!!

Padahal, pajak rokok bisa mencapai 40% + Rp 7/batang. Uang pajak itu dibuat untuk membayar para PNS, Presiden, Anggota DPR, membuat jalan raya, mensubsidi bahan bakar, subsidi listrik, bayar utang negara, dan termasuk uang yang dikorupsi.

Padahal, cukai dan pajak rokok merupakan "single commodity" terbesar pada 2006, mencapai Rp 52 triliun.

Belum lagi, para perokok ini mampu memberi pekerjaan pada ribuan, bahkan jutaan, masyarakat untuk menjadi tenaga kerja di pabrik-pabrik rokok.

Belum lagi, para perokok mempertahankan para petani tembakau dan cengkeh untuk mendapatkan penghasilan.

Belum lagi, para perokok menghibur masyarakat melalui suponsor2...
Belum lagi....
Belum lagi...

Lalu, apa penghargaan masyarakat terhadap para perokok?

Yang terjadi, perokok diolok-olok, dilarang-larang, didiskriminasi, diusir-usir, ditangkap, didenda... ATAS NAMA EGOISME KESEHATANNYA PRIBADI
Ini adalah
KEJAHATAN TERHADAP PEROKOK
DAN NEGARA HARUS MELINDUNGI PEROKOK

Kalau mengurangi perokok,
NEGARA MENAMBAH UTANG LUAR NEGERI YANG MAKIN MENUMPUK.
NEGARA MENAMBAH PENGANGGURAN YANG JUGA MAKIN MENUMPUK
NEGARA MENAMBAH KESENGSARAAN DAN KEMELARATAN RAKYAT YANG MAKIN BURUK

Sebab, harga barang-barang makin mahal, rakyat makin sengsara..
Sedangkan,.negara hanya bisa menambah dan terus mewarisi utang yang makin besar,
Bukan mensejahterakan.

LALU, SIAPA DAN APA YANG BISA MENYELESAIKAN URUSAN INI? UTANG LAGI? JUAL ASET NEGARA LAGI? BIKIN TSUNAMI BIAR DAPAT BANTUAN LAGI? ATAU JUAL DIRI BERSAMA-SAMA?

untuk itu,
TOLAK KEJAHATAN TERHADAP PEROKOK
CABUT PERATURAN-PERATURAN YANG MEMBATASI MEROKOK
CABUT LARANGAN MEROKOK

Karena,
PEROKOK ADALAH PEJUANG BANGSA
MEREKA BERKORBAN UNTUK BANGSA DAN NEGARA, BAHKAN DENGAN NYAWA

sumber

6 komentar

Tony mengatakan... @ 15 November 2008 19.49

jadi bingung antara rokok dan kemanusiaan :D

medanblogger.com mengatakan... @ 16 November 2008 00.28

hahha tulisan yang menarik,,,,!! apakah ini kejahatan kemanusiaan juga :D

padahal kayak AMILd itu puny karyawan banyak yah ... hahha. Kalo gak ada perokok gimana hidup karyawannya yah pengangguran bertambah.

wahhhahhaha kejahatan pada perokok :D

admin mengatakan... @ 16 November 2008 02.40

@ tony
bingung dimana bang tony?.. ;)) bang tony perokok juga gak sih? ;))

@ medanblogger.com
benar apakata anda "Kalo gak ada perokok gimana hidup karyawannya yah pengangguran bertambah. "...

PEROKOK ADALAH PEJUANG BANGSA
MEREKA BERKORBAN UNTUK BANGSA DAN NEGARA, BAHKAN DENGAN NYAWA

:D

Anonim mengatakan... @ 25 Desember 2008 06.54

Pejuang ya pejuang. Tp Jgn dsamain ama perokok mas. Kl emg ad praturan sprti itu sh sbnrX g mmbuat negra ini smkin mskin. BktiX jpan aja yg nerapin gak mkin mskin kan? Trus bsa ngbuat qt lbh shat, and gak hbis2in duit cuman untuk dbakar! Emg anda stuju kl smwa org d indonesia ini hdup cma untk bakar2 duit n bkin skit2an gnerasi muda qt? Sungguh menydihkan, kl ntr gnerasi muda qt trjangkit kanker n impoten smua. Apakah anda bangga dngn hal sprti itu?

Anonim mengatakan... @ 25 Desember 2008 08.28

temen" semua gak tau yaaahhh jumlah penderita kanker akibat rokok??

kata WHO sie 9 dari 10 penderita kanker itu dari rokok..

n juga tmen" mau tau gak? klo tmen" semua sakit kanker biaya rumah sakit yang subdisi siapa???

pemerintah juga...

n juga klo loe ngerokok sendirian di kuburan si gpp.. tapi ngerokok jgn nyusahin orang yang gak ngerokok donk..

pendapatan dari rokok 47 triliun (2007) nahh subsidi buat rumah sakit nya berapa?? buat nambahin biaya loe semua yang sakit kanker.... lebih dari pendapatan itu

asal loe tau ajah tuuuhhh !!!!

Anonim mengatakan... @ 31 Oktober 2009 12.24

kalo mau gaya hidup ga sehat, jangan ngajak2 orang yang memilih gaya hidup sehat (ga merokok dan jauh dari perokok). mau bangsa maju kok malah ngandalin hal yang buruk?? mental pejuang macam apa itu? lebih baik uang buat beli rokok disisihkan buat ngelunasin utang negara dan memajukan bangsa. lebih sehat dan kreatif kan? jangan egois, bung!

Posting Komentar